Coaching siswa Gempita di Sekolah Cakra Buana Depok dilaksanakan pada Hari Selasa Tanggal 31 Juli 2018 bertempat di Aula Sekolah Cakra Buana. Acara ini diikuti oleh semua siswa SMA Cakra Buana dan didampingi oleh beberapa orang guru. Pembicara dalam coaching siswa gempita di Sekolah Cakra Buana adalah Ibu Nor Hiqmah dan Pak Ari Syarifudin dari PIRAC.

Materi pertama yang disampaikan adalah mengenai dasar-dasar toleransi dan antikekerasan yang disampaikan oleh Ibu Nor Hiqmah. Dalam penjelasannya, Ibu Nor Hiqmah mengatakan bahwa sikap toleransi dan antikekerasan harus dimiliki oleh seluruh siswa SMA sebagai generasi muda yang kan menjadi pewaris masa depan bangsa. Sikap toleransi dan antikekerasan di sekolah salah satu dapat ditunjukkan melalui sikap saling menghargai perbedaan pendapat dan mengelola potensi konflik yang timbul.

Materi kedua disampaikan oleh Pak Ari Syarifudin, menggarisbawahi perlunya etika dan kehati-hatian dalam berinteraksi di dunia internet khsususnya dalam ber-media sosial. Menurut Pak Ari, perkembangan yang terjadi di media sosial saat ini tak jarang memunculkan dampak negatif bagi para penggunanya seperti terpancing menggunakan ujaran kebencian dan penyebaran berita palsu atau hoax. Etika dan kejelian dibutuhkan agar generasi muda khususnya para siswa SMA tidak menjadi korban dan justru tidak terjebak menjadi penyebar kebencian.

Coaching siswa ini diikuti oleh seluruh siswa dengan semangat dan antusiasme yang tinggi. Beberapa siswa menyampaikan pertanyaan kepada para pembicara menyangkut tema yang diberikan. Misalnya tentang bagai mana tips-tips menjalankan toleransi di tengah perbedaan pendapat dan perbedaan sikap para individu yang terkadang dapat berakhir dengan sebuah ketegangan. Pertanyaan juga muncul seputar tips-tips aman di media sosial dan bagaimana memanfaatkan internet untuk tujuan yang positif dan menguntungkan.

Metode dan pendekatan coaching siswa yang interaktif berhasil menghidupkan suasana sehingga tidak kaku dan para siswa peserta coaching dapat bersemangat terlibat dalam diskusi. Panitia juga menyediakan gift berpa gelang dan pin bagi para siswa yang aktif. Sebagai penutup, guru pendamping memberikan pesan-pesan kepada seluruh siswa agar materi yang didapat dalam coaching ini dapat dipraktekkan dan disebarkan kepada teman-teman lainnya. Kegiatan ditutup dengan foto bersama.